Minggu, 11 Maret 2012

huruf T

Tatkala Temperatur Terik Terbakar Terus,
Tukang Tempe Tetap Tabah, "Tempe-tempe" ,
Teriaknya.
Ternyata Teriakan Tukang Tempe Tadi Terdengar
Tukang Tahu, Terpaksa Teriakannya Tambah Tinggi,
"Tahu...Tahu. ..Tahu... !" "Tempenya Terbaik,
Tempenya Terenak, Tempenya Terkenal!!", Timpal
Tukang Tempe .
Tukang Tahu Tidak Terima,"Tempenya Tengik,
Tempenya Tawar, Tempenya Terjelek.... !" Tukang
Tempe Tertegun, Terhenyak, "Teplakkk... !"
Tamparannya Tepat Terkena Tukang Tahu.
Tapi Tukang Tahu Tidak Terkalahkan, Tendangannya
Tepat Terkena Tulang Tungkai Tukang Tempe .
Tukang Tempe Terjengkang Tumbang! Tapi Terus
Tegak, Tatapannya Terhunus Tajam Terhadap Tukang
Tahu.
Tetapi, Tukang Tahu Tidak Terpengaruh Tatapan
Tajam Tukang Tempe Tersebut, "Tidak Takut!!"
Tantang Tukang Tahu.
Tidak Ternyana Tangan Tukang Tempe Terkepal,
Tinjunya Terarah, Terus Tonjokkannya Tepat Terkena
Tukang Tahu, Tak Terelakkan! Tujuh Tempat Terkena
Tinjunya, Tonjokan Terakhir Tepat Terkena Telak.
Tukang Tahu Terjerembab.
"Tolong.. Tolong.. Tolong..!", Teriaknya Terdengar
Tinggi. Tetapi Tanpa Tunda Tempo, Tukang Tempe
Teruskan Teriakannya, " Tempe .. Tempe ..
Tempe ..!!" Tukang Tahu Tambah Teriak Tararahu..
Tararahu, Tandingin Tararempe.. Tararempe..
Tape Teh...

Sabtu, 10 Maret 2012

kocak bangat

"Lo lagi ngapain Sob?" | Gue Lagi download nih! |
"Download apaan?" | Download Sinyal | "..."

"Mas, ada pembalut bersayap gak?" | ada! harganya
25ribu | "kok mahal bgt mas?" | iya itu sekalian
biaya pasang mbak | "..."

*kena tilang* "mana SIM mu?" | ini pak *ngasih
Hp* | "kok Hp"? | itu di dalam ada SIM terbaru pak,
SIM card namanya | "..."

Aku sayang bgt sama kamu. Kamu mau gak jadi
pacarku? | hah? kamu serius? Iya aku mau kok |
hahaha aku cuma becanda kok | -__-

Afikaa, kamu belajar apa semalem? | aku blajar
matematika, kalo kamu blajar apa jon? | kalo aku
belajar mencintai mu :* | -__-

Eh tau ga temen gua mati mengenaskan gara²
mengkonsumsi susu | hah yg bener? Susu apa tuh?
| Susu istri tetangga | -___-

"Eh, kemaren lo abis nabrak pohon ya?" | iya | "kok
bisa?" | udah gue klakson² ga mau minggir juga tu
pohon | "..."

"Lo ntar lulus SMA mau masuk mana?" | masuk
surga | "hah, serius nih?" | gue senengnya Peterpan,
gak seneng Serius | "..."

"Bapak kamu astronot ya?" | bapak yang mana nih?
Ada 3 soalnya | "....."

*dikelas* Bu, forget artinya apa bu? | "Lupa, nak" |
Oo, kalo udah inget kasih tau ya bu | "......."

*ditilang polisi* Tau salah kamu apa? | "kenapa aku
slalu salah di mata kamu? kmu ga pernah ngertiin
aku" | -__-

Cu | apa nek? | cherrybelle masih butuh member ke
10 gak ya? | ga tau emg napa nek? | nenek mau
daftar | *hening*

Eh, lo bisa gak kalo gak duduk deket tong sampah? |
kenapa emangnya? | gue gak bisa bedain mana lo
mana tong sampah | -____-

Beib, minggu besok jalan yuk | gak bisa | kenapa? |
soalnya pada hari minggu ku turut ayah kekota naik
delman istimewa ku duduk dimuka | -_-

Mau kemana pa? | "biasa ma mau jumatan" | kok
bawa karung segala pa? | "biasa ma sambil cari
sendal" | -___-

Punya apa kamu melamar anak saya? | "cangkul om"
| wah, pasti utk menggali cinta ya | bukan itu utk
menggali kuburan om nanti | -___-

Cu, kakek pengen muda lagi | emg kenapa kek? |
ada hal yg belom kakek lakuin saat muda | apaan
kek? | main twitter cu | -__-

Kalo masuk angin ngobatinnya gmn sih? | dikerik aja
| Udah tpi tetep ga bisa | emg siapa yg sakit? |
Kura-kura gue | -__-

Eh sob shampo ketombe yg bagus apaan sih? | siapa
yg ketombean jon? Elo? | bukan, kumis bapak gue
ketombean | -__-

"Hape lu apa coy?" | merek terkenal ni bro, mahal |
"emang merek apaan?" | Adidas | "....."

*bokap pacar* Ngerokok dari kapan kamu? | "dari
beberapa tahun yang lalu om" | buseeet! panjang
amat itu rokonya? | "......."

Selamat siang pak, mau pesen apa? | ayam goreng
sama nasi | mau ditambah frenchfriesnya pak? | ga
usah, kentang gorengnya aja satu | "....."

Berbuat baik kpd ortu meski telah wafat


REPUBLIKA.CO.ID
Berbuat baik kepada orang tua ( Birrul
Waalidain) menempati posisi yang istimewa
dalam Islam. Perintah untuk berbuat baik
kepada orangtua ditempatkan pada rangking kedua setelah
perintah untuk beribadah kepada Allah SWT. "Sembahlah
Allah dan janganlah kamu mempersekutukanNya dengan
sesuatu apa pun. Dan hendaklah kalian berbuat baik kepada
ibu bapak." (QS. An-Nisa [4]: 36).
Sebaliknya, durhaka kepada orang tua ( Uquuqul waalidain)
adalah sebagai dosa besar yang menempati posisi kedua
sesudah dosa syirik. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:
"Dosa-dosa besar itu adalah: Mempersekutukan Allah
(syirik), durhaka kepada kedua orang tua, membunuh
manusia dan sumpah palsu." (HR. Bukhari).
Demikian juga Allah SWT menempatkan perintah berterima
kasih kepada ibu bapak setelah berterima kasih kepada
Allah SWT. "Dan Kami perintahkan kepada manusia supaya
berbuat baik kepada ibu dan bapaknya; ibunya yang telah
mengandungnya dalam keadaan lemah yang semakin
lemah, dan menyusukannya selama dua tahun. Oleh sebab
itu, bersyukurlah kepadaKu dan kepada ibu bapakmu, hanya
kepadakulah tempat kembali." (QS. Luqman [31];14).
Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW menghubungkan
antara keridhaan dan kemurkaan Allah SWT dengan
keridhaan dan kemurkaan kedua orang tua. Beliau
bersabda: "Keridhaan Allah ada pada keridhaan orang tua.
Dan kemarahan Allah ada pada kemarahan orang tua." (HR.
Tirmidzi).
Begitulah Allah SWT dan Rasul-Nya memberikan kedudukan
yang sangat istimewa terhadap orangtua sehingga berbuat
baik kepada keduanya merupakan suatu kewajiban dan
kemuliaan. Sedangkan durhaka kepada keduanya adalah
sebuah kemaksiatan dan dosa besar yang sangat hina.
Berbuat baik kepada orang tua merupakan perintah yang
tidak putus karena kewafatannya. Maknanya, meskipun
orang tua sudah wafat, si anak atau ahli waris yang masih
hidup masih diberikan kesempatan untuk berbuat baik
kepada arwah orang tuanya, yaitu dengan cara mengurus
jenazahnya dengan baik (memandikan, mengkafani,
menshalatkan dan menguburkan); melunasi utang-
utangnya; melaksanakan wasiatnya; meneruskan
silaturahim yang dibinanya semasa hidup; memuliakan
sahabat-sahabatnya dan mendoakannya.
Seorang laki-laki dari Bani Salimah datang dan bertanya
kepada baginda SAW. "Ya Rasulullah, adakah sesuatu
kebaikan yang masih dapat aku lakukan terhadap ibu
bapakku yang keduanya sudah meninggal dunia? Rasulullah
menjawab: "Ada, yaitu: Menshalatkan jenazahnya,
memintakan ampun baginya, menunaikan janjinya,
meneruskan silaturrahimnya dan memuliakan
sahabatnya." (HR. Abu Daud). Wallahu al-Musta'an.

Jumat, 09 Maret 2012

4keuntungan tidur tanpa bantal


Ahli medis tertentu percaya bahwa tidur tidak
menggunakan bantal ada pilihan yang terbaik. Tidur
dengan punggung dengan tidak menggunakan bantal
lebih aman dan juga merupakan keuntungan untuk
bayi. Berikut merupakan keuntungan tidur tidak
menggunakan bantal untuk mencerahkan anda :

1. Keuntungan untuk tulang punggung
Tidur tidak menggunakan bantal dianggap metode
yang paling sehat karena memberikan keuntungan
kepada tulang punggung seseorang. Tidur
menggunakan punggung memperbolehkan tulang
punggung untuk sepenuhnya beristirahat dengan
lekukan tubuh yang natural pada tempatnya. Ketika
kita tidur dengan menggunakan bantal yang tebal,
tulang punggung mengalami perubahan lokasi dan
anda mungkin mengalami sakit punggung keesokan
pagi. Jadi, tidur dengan tidak menggunakan bantal
adalah obat terbaik untuk sakit punggung.

2. Mencegah kerut di wajah
Orang yang tidak menggunakan bantal mempunyai
kesempatan yang rendah untuk mendapatkan
kerutan pada wajah dan ciri yang tidak menarik
lainnya. Alasannya adalah, mereka yang tidak
menggunakan bantal tidak menekankan wajahnya
pada bantal yang dapat menyebabkan kerutan-
kerutan pada wajah

3. Kualitas tidur
Apabila anda ingin mendapatkan tidur yang
berkualitas, maka anda disarankan untuk
menyingkirkan bantal anda karena dapat
menghalangi tidur anda. Sebenarnya, kebanyakan
orang tidak menggunakan bantal yang sesuai dan
mereka tidak mendapatkan tidur yang cukup pada
malam hari. Tidur tidak menggunakan bantal dapat
memastikan kualitas tidur yang baik karena tubuh
ada pada level normal dan tidak tinggi seperti
menggunakan bantal.

4. Mencegah sakit leher
Tidur menggunakan bantal adalah sumber utama
dari sakit pundak dan leher. Meskipun masih
disarankan untuk melakukan pemanasan (stretching)
dan menggunakan pemanas, metode yang terbaik
adalah mengangkat sakit yang tidak enak ini lewat
tidur tidak menggunakan bantal.

Selasa, 06 Maret 2012

5 Aib jika tidur pagi. . .


Jangan sampai setelah sholat subuh kita tidur lagi, kecuali alasan yang sangat darurat. seperti sakit berat, malam ada musibah dan sebagainya. karena banyak kejelekan dan Aib yang memalukan jika kita tidur pagi...

1. Kita makhluq manusia, harus lebih hebat dari binatang. lihatlah burung pagi sudah berkicau,terus terbang mencari rizki keluar dalam keadaan perut lapar kemudian kembali sudahkenyang...

2. Merupakan ciri bangsa maju, dan manusia yang ingin maju, dia harus mampu bersaing, curi star, atau minimal tidak ketinggalan star. kita lihat dijalan raya pagi hari orang sudah kebut kebutan untuk mencari rizki, sehingga sangat aib sekali jika kita ingin menang, ingin maju tapi setiap hari kedahuluan orang terus.

3. Sebagai Seorang Muslim dan Mu'min, perintah hidup sehat, jangan buang waktu, jangan jadipemalas, tidur pagi itu lambang pemalas, mewariskan kemiskinan, dan lain lain, kita akantemukan itu dallilnya segudang di Al-Qur'an dan Assunnah. Dalam ajaran Islam yang ada jugaQoylulah, artidnya tidur siang sejenak, untuk merefresh kepenatan.

4. Sebagai seorang Aktifis Pergerakan akan menjadi doble aibnya jika pagi hari masih tidur, berarti bukan aktiifis pergerakan, tetapi aktifis kebekuan, karena harusnya bergerak malah molor. fikiran dan ide-ide cemerlang itu adanya di pagi hari, kekuatan berfikir dan menghafal juga adanya di pagi hari karena tubuh kita masih fresh.

Seorang Aktifis akan rajin zikir berdoa. salah satu doa rutinnya adalah : Yaa Allaah aku
berlindung, jangan sampai memiliki sifat Lemah dan Pemalas. nah kalo doa itu diucapkan terus
menerus, sementara tiap pagi tidur, maka do'anya itu namanya meledek, mengejek tuhan,na'zubillaahi min zaalik.

5. Sebagai seorang enterpreuneur, akan mejadi trible aibnya jika tidur pagi. karena tidur pagi itu menutup pintu rizki, tidur pagi itu lambang manusia terkebelakang, manusia priminitif yang
hidupnya tidak bercocok tanam, karena mengandalkan alam sekitarnya, zaman dulu manusia masih sedikit, buah2an banyak banget, geratis semua, ikan banyak geratis, hewan yang bisa dimakan banyak geratis, jadi masih wajar jika manusia primitif pagi hari masih tidur, karena keluar dari gua juga sudah banyak makanan alam di sekelilingnya.

Kalo zaman sekarang sudah tidak bisa lagi seperti manusia primiitif, karena kalo kita tidur pagi, akan sudah habis direbut rebut orang duluan, kalaupun dapat itu yang sisa, dan sudah afkiran.
seorang wirausahawan adalah seorang petarung yang tangguh, tidak mau terlambat dalam memulai apa saja, waktu begitu sangat berharga, detik demi detik dihitung. sangat sensitif bagi musuh utamanya yaitu si Pencuri Waktu.

sipencuri waktu. .



Jika seseorang kehilangan prabot rumah tangga karena dicuri maling biasanya bikin geger.
tetapi kecurian waktu yang jika digunakan untuk mencari rizki akan bernilai berlipat-lipat dari
prabot rumah tangga. biasanya tidak heboh, bahkan semakin enjoooy.
Seandainya kita ditawarkan uang, dengan syarat usia kita dikurangi 3 hari ( 72 Jam ) berapakah
harga uang yang akan kita pasang..? sisi lain banyak orang yang nongkrong-nongkrong tanpa
tujuan dan aktifitas yang tidak bermanfaat, melebihi 72 jam kalau diakumulasi. tidak ada rasa
beban apa-apa, bahkan juga terasa enjooooy...
inilah ironisnya seseorang yang tidak tahu siapa yang sesungguhnya si Pencuri Waktu itu....
Marilah kita waspadai agar kita semakin menjaga pemberian harta trmahal yang kita miliki yaitu
waktu. marilah kita kenali siapa pencuri waktu itu...?
1. Mengikat Tali Sepatu.
2. Antrian Kasir. Antiran pengurusan surat spt SIM STNK dan sebagainya.
3. Nunggu di Halte dan stasiun Bis
4. Antri tiket dan nunggu kereta Stasiun.
5. Antri cek in dan nunggu boarding.. di Air port
6. Antri tiket dan menunggu kapal berlabuh di Pelabuhan.
7. Dalam pesawat, kapal atau kendaraan
8. ruang2 tunggu, sperti ruang tunggu praktek dokter.
9. Nunggu dan Menjaga Pasien.
10. Toilet, Mck
11. Restoran, rumah makan, warteg
12. Emperan toko, jembatan, trotoar, taman-taman, tangga Mall
13 . Pos Ojeg, Pos Ronda, Pos sekuriti persimpangan jalan..
13. Lampu merah, macetnya jalan raya, mogoknya mobil mengisi bensin dll
15. Melepas baju, pakaian, pakai baju dan pakaian, bercermin, memilih parfum
16. Acara TV yang tidak menambah Iman, Ilmu, dan Incom
17. Undangan-undangan yang tidak menambah Iman, Ilmu dan Incom
18. Acara Radio yang tidak menambah Iman, Ilmu dan Incom
19. Bacaan, koran, majalan, buku yang tidak menambah Iman, Ilmu dan Incom
20. Ajakan ajakan teman yang tidak menambah Iman, Ilmu dan Income
dan lain lain, dan seterusnya dan sebagainya.....

Jika waktu-waktu tersebut tidak bisa kita siasati, maka berarti kita kecurian waktu. karena itulah
harus mempelajari seni memanfaatkan waktu luang. Zaman sekarang sudah banyak teknologi.
ada buku, ada MP3 ada Hp itu semua bisa kita manfaatkan untuk mengisi waktu waktu luang
dengan rumus setiap detik harus bertambah Iman, Ilmu dan Incom...
WebRepOverall rating. saf.abdmz

Senin, 05 Maret 2012

adab generasi salaf thd ulama

Sungguh luar biasa adab yang dicontohkan oleh
generasi salaf terhadap para ulama di antara mereka,
meski berbeda mazhab dan berlainan pendapat
dalam banyak masalah. Nyaris sudah tidak kita
temukan lagi di masa sekarang ini, meski pun banyak
yang mengaku-ngaku sebagai orang salaf.
Lihatlah apa yang dilakukan oleh Al-Imam Ahmad bin
Hanbal kepada gurunya, Al-Imam Asy-Syafi'i
rahimahumallah. Meski Al-Imam Ahmad bin Hanbal
akhirnya bisa menjadi mujtahid mutlak dan
mendirikan mazhab fiqih tersendiri yang terpisah dari
mazhab gurunya, namun sikap beliau kepada
gurunya tidak pernah berubah sedikit pun. Malah
beliau semakin tambah hormat dan ta'dzhim kepada
sang guru.
Al-Imam Ahmad bin Hanbal punya anak namanya
Abdullah. Suatu hari Abdullah ini bertanya kepada
Ayahya,"Siapa sih Asy-Syafi'i itu wahai Ayah? Ananda
tiap hari mendengar Ayahanda selalu berdoa
untuknya?". Al-Imam Ahmad menjawab,"Anakku, Al-
Imam Asy-Syafi'i itu ibarat matahari bagi dunia ini
dan ibarat kesehatan bagi manusia. Adakah yang
orang yang sanggup hidup tanpa matahari dan tanpa
kesehatan atau adakah yang bisa menggantikan
keduanya?"
Adakah hari ini orang yang mengaku ulama tetapi
tiap hari mendoakan ulama lain, padahal mereka
berbeda pendapat dalam banyak hal?
Alih-alih mendoakan, yang kita lihat malah
menghujat, memaki, mencemooh dan menuduh
sesat, dan seterusnya. Dimana kita dibandingkan
dengan generasi salaf dulu?
Anak Al-Imam Ahmad yang lain bernama Shalih. Dia
bercerita bahwa pada suatu hari bertemu dengan
Yahya bin Muin dan mempertanyakan, "Tidakkah
Ayahmu itu malu atas yang dilakukannya?" Aku
bertanya,"Memangnya Ayahku mengerjakan apa?".
Yahya bin Muin berkata,"Aku melihat ayahmu
berjalan bersama Al-Imam Asy-Syafi'i yang
menungggang unta tapi Ayahmu berjalan kaki sambil
memegang tali kekang untanya". Shalih pun
menyampaikan hal itu kepada Ayahnya (Al-Imam
Ahmad). Dan Ayahnya menjawab,"Kalau kamu
bertemu lagi dengan Yahya, katakan kepadanya,"Bila
kamu ingin menjadi seorang faqih, datanglah kemari
dan berjalanlah bersama kita dan pegang tali kekang
dari sisi yang lain".
Buat orang Arab, menuntun unta yang ditunggangi
orang lain adalah salah satu bentuk penghormatan
yang tinggi kepada orang tersebut. Kalau di masa
sekarang, kira-kira posisinya jadi sopir, ajudan atau
pembantu pribadi. Itulah yang dilakukan Al-Imam
Ahmad bin Hanbal kepada gurunya, Al-Imam Asy-
Syafi'i.
Mari kita renungkan, ada dimana posisi kita sekarang
ini dibandingkan akhlaq para ulama di zaman salaf
dahulu?
Suatu hari ada orang mendatangi Al-Imam Ahmad
dan menyampaikan pandangannya,"Wahai Abu
Abdillah, hadits dalam masalah itu tidak shahih". Al-
Imam Ahmad menjawab,"Kalau pun hadits itu tidak
shahih, namun hal itu merupakan pendapat Al-Imam
Asy-syafi'i. Beliau adalah orang yang paling kuat
(tsabit) pendapatnya".
Meski pun seorang muhaddits, namun Al-Imam
Ahmad juga ahli fiqih. Beliau tidak main jatuhkan
vonis bid'ah dan sesat begitu saja atas suatu masalah
yang dianggap haditsnya tidak shahih. Sebab beliau
sadar, di atas beliau masih ada orang yang jauh lebih
tinggi ilmunya dan juga seorang muhaddits handal,
yaitu Al-Imam Asy-Syafi'i. Dimanakah kedudukan
orang itu dalam masalah hadits dibandingkan
dengan Al-Imam Asy-Syafi'i?
Al-Imam Ahmad pernah berkata: "Bila aku ditanya
sesuatu hal yang aku tidak tahu khabar atas
jawabannya, maka Aku berkata, 'Al-Imam Asy-Syafi'i
berkata begini dan begini'. Karena sesungguhnya
beliau adalah imam yang alim asli dari keturunan
Quraisy."
Apa yang dilakukan oleh Al-Imam Ahmad bin Hanbal
itu mungkin dianggap oleh sebagian kalangan
keterlaluan. Atau mugkin tidak sedikit yang berpikir,
ah mana mungkin seorang muhaddits dan juga
mujtahid besar selevel Al-Imam Ahmad bisa bersikap
'bodoh, dan 'bertaqlid' buta seperti itu?
Kalau kita pun bersikap yang kurang lebih sama,
maka ada baiknya kita baca lagi kisah-kisah teladan
para ulama salafus-shalih, dari sumber yang
muktamad. Kita akan terheran-heran, betapa mereka
amat tawadhu', rendah hati, dan berkepribadian yang
luhur, khususnya kepada para ulama.
Kalau mau yang sudah terkumpul dengan mudah
dan enak dibaca, silahkan buka kitab Adab Ikhtilaf
fil-Islam karya Taha Jabir Al-Alawani.***