Rabu, 18 November 2009

Empat Musim Cinta

Suatu hubungan mirip dengan taman. Bila diharapkan subur maka harus dipelihara dengan teratur. Beri perhatian dan sebagainya, demikian juga cinta, agar keajaiban cinta dapat tetap hidup kita perlu memperhatikan musim-musimnya;

Musim seminya cinta
Jatuh cinta diibaratkan musim semi. Kita berbahagia, segala sesuatu tampak sempurna dan berhasil tanpa usaha.

Musim panasnya cinta
Kita menyadari bahwa pasangan kita tidak sesempurna apa yang kita duga. Dan kita harus menjaga hubungan kita. Tidak lagi mudah memberi dan memperoleh cinta. Ternyata kita tidak senantiasa bahagia dan tak senantiasa dicintai.
Pada musim panasnya cinta. Kita harus memenuhi kebutuhan-kebutuhan pasangan kita maupun meminta dan mendapatkan cinta yang kita butuhkan dan itu tidak terjadi secara otomatis.

Musim gugurnya cinta
Kita mengalami cinta yang lebih matang yang bisa menerima dan memahami cacat pasangan kita maupun cacat kita sendiri. Ini merupakan saat berterima kasih dan saling berbagi rasa.

Musim dinginnya cinta
Ini merupakan saat untuk istirahat, merenung dan memperbaharui. Ini saat saat kita mengalami kepedihan atau bayangan diri kita sendiri yang belum terselesaikan. Kita perlu melihat ke dalam diri kita bukan ke pasangan kita. Ini merupakan saat penyembuhan saat dimana pria masuk ke dalam guanya dan wanita tenggelam ke dasar sumur mereka.
Berdasarkan kesembuhan batin dan pencarian jiwa selama perjalanan musim dingin, kita akan sanggup membuka hati dan merasakan musim seminya cinta kita...


Pengarang John Gray, Ph.D.
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan kesebelas Januari 2003
352 halaman; 21 cm

MENGAPA ORANG VENUS MENGALAMI LEBIH BANYAK KESULITAN UNTUK MENERIMA DUKUNGAN DAN MENGAPA ORANG MARS LAZIM MENOLAK PERMINTAAN-PERMINTAAN

Jika anda tidak memperoleh dukungan yang anda inginkan dalam hubungan anda, penyebab utamanya adalah mungkin anda tidak cukup keras memintanya atau cara anda tidak efektif. Meminta cinta dan dukungan penting bagi keberhasilan setiap hubungan. Jika anda ingin, maka anda harus meminta.

Wanita membuat kekeliruan dengan berpikir bahwa mereka tidak usah meminta dukungan. Karena mereka secara naluri merasakan kebutuhan orang lain dan memberi apa saja yang dapat mereka berikan, mereka secara keliru mengharapkan pria melakukan hal yang sama.
Pada kenyataannya kaum pria tidak secara naluriah terdorong untuk memberikan dukungan. Mereka harus diminta.
Wanita perlu belajar meminta dengan baik setelah sekian lama kecewa karena tak mendapatkan apa yang diinginkan. Dan kalau pun akhirnya terpaksa meminta dan pria memberikan, masih ada perasaan marah dalam dirinya yang justru membuat pria menjadi marah.

Langkah 1. meminta dengan tepat untuk apa yang telah dimiliki.
Sadarlah apa yang telah dilakukan pria bagi pasangannya.terutama hal kecil seperti membawakan kotak-kotak, membetulkan sesuatu dan hal kecil lainnya. Setelah pria melakukan itu, berilah penghargaan. Untuk sementara jangan mengharapkan pria menawarkan dukungan tanpa diminta.biarkan pria terbiasa mendengarkan anda meminta hal-hal kecil dengan nada tidak menuntut

Langkah 2 . berlatihlah meminta lebih banyak meski tahu ia akan mengatakan tidak.
Tunjukkan pada pria bahwa ia dapat mengatakan tidak dan masih menerima cinta istrinya. Jika ia merasa dapat menolak ketika anda meminta lebih banyak, ia kan bebas mengatakan ya atau tidak. Camkan bahwa kaum pria jauh lebih rela mengatakan ya bila mereka mempunyai kebebasan untuk mengatakan tidak.

Langkah 3. latihan meminta dengan tegas
Gunakan seluruh daya anda. Mintalah dukungannya, dan apabila ia mencari dalih dan menolak permintaan anda, anda tidak segera mengatakan “ oke” sebaliknya anda berlatih membuat pria oke apabila ia menolak.
Setelah meminta, dan pria membuat alasan, jangan berkata apa-apa, berdirilah tetap disitu dan terimalah bahwa ia menolak permintaan anda. Dengan tidak menolak permintaan nya ada peluang amat besar bahwa ia akan mengatakan ya.
Jangan terkejut bila suami mengomel kecil ( menggrundel) hal itu pertanda ia sedang berusaha mempertimbangkan permintaan anda, melawan kebutuhan-kebutuhannya.

CARA BERKOMUNIKASI SATU SAMA LAIN DI SAAT-SAAT YANG SULIT

Di saat kita marah , kecewa, putus asa, sulit bagi kita untuk menyampaikan sesuatu dengan penuh cinta. Pada saat demikian, wanita cenderung menyalahkan pria dan membuat pria merasa bersalah atas tindakannya. Sementara pria, mereka cenderung menghukum dan mengadili perasaan –perasaan wanita.

Pada saat-saat demikian, berbicara adalah hal yang sia-sia saja. Jangan sampaikan perasaan anda dengan kata-kata, tapi tulislah sepucuk surat baginya.
Menulis surat ,memungkinkan anda mendengarkan perasaan anda sendiri tanpa perlu merasa khawatir akan menyakiti perasaan pasangan anda. Dan hal ini secara otomatis menjadikan diri anda lebih terpusat dan penuh kasih sayang.
Setelah menulis surat, pria jadi lebih perhatian,penuh pengertian dan merasa hormat; wanita pun jadi lebih penuh kepercayaan, mau menerima dan penuh penghargaan.

Teknik menulis surat cinta:
1. alamatkan surat tersebut pada pasangan anda. Anggaplah ia sedang mendengarkan anda dengan penuh perhatian dan cinta
2. mulailah dengan rasa marah, kemudian rasa sedih, kemudian rasa takut, kemuadian rasa penyesalan, kemudian cinta. Cantumkan kelima bagian ini dalam setiap surat itu
3. tulislah beberapa kalimat mengenai masing-masing perasaan ; buatlah masing masing bagian kurang lebih sama panjangnya, bicaralah dengan istilah-istilah sederhana.
4. setelah masing-masing bagian, berhentilah dan perhatikan munculnya perasaan yang berikut. Tulislah mengenai perasaan itu.
5. jangan menghentikan surat anda sampai anda mencapai cinta. Sabarlah dan tunggulah agar cinta itu muncul
6. bubuhkan tanda tangan anda pada akhir surat . renungkan beberapa saat mengenai apa yang dikehendaki. Tulislah dalam bentuk cacatan tambahan.

PRIA DAN WANITA MEMBERIKAN NILAI SECARA BERBEDA

Pria menganggap mendapat nilai tinggi di mata istrinya bila ia memberikan sesuatu yang hebat seperti memberinya rumah, mobil, atau hal mewah lainnya. Dan menganggap nilainya tidak begitu tinggi bila ia melakukan hal-hal kecil seperti membukakan pintu mobil, membelikan sekuntum bunga atau memberinya pelukan.
Padahal bila wanita memberi nilai tak peduli besar atau kecil mewah atau sederhana nilainya tetap satu point.

Cara kaum wanita memberi nilai bukan hanya suatu kesukaan, melainkan suatu kebutuhan sejati. Kaum wanita membutuhkan lebih banyak ungkapan cinta dalam hubungan agar merasa disayang. Karena itu lakukanlah banyak hal kecil untuk memenuhi tangki cinta wanita.

Sementara itu, kaum pria memberikan nilai tinggi bila sesuai dengan apa yang dibutuhkannya. Kaum pria lebih banyak memberikan nilai disaat ia melakukan kesalahan, malu, menyesal, atau kehilangan muka, dan ia butuh cinta wanita, dan si wanita menanggapi dengan memberi sikap dukungan. Semakin besar kesalahannya, semakin besar pula point yang diberikannya. Dan bila tidak menerima cinta wanita (merasa ditolak), pria cenderung memberikan angka hukuman.

CARA MENCEGAH PERSELISIHAN YANG MENYAKITKAN

Pada dasarnya ada empat sikap yang biasa diambil orang agar tidak terluka dalam pertengkaran yang masing-masing sikap ini menawarkan keuntungan jangka pendek dan dalam jangka panjang semuanya tidak produktif.
1. Melawan. Sikap ini jelas berasal dari Mars. Jika percakapan menjadi tidak bersahabat secara naluri mereka mulai melawan. Mereka menyerang dengan menyalahkan, menghakimi, mengecam, dan membuat pasangan mereka tampak keliru. Mereka cenderung berteriak dan marah besar. Motif batin mereka adalah menakuti pasangan supaya mundur dan kembali mencintai mereka. Jika pasangan mereka mundur mereka menganggap telah menang padahal mereka sebenarnya kalah besar.
2. Lari. Sikap ini juga dari Mars. Mereka menghindari konfrontasi dengan masuk ke gua mereka dan tak pernah muncul. Mereka tak mau berbicara dan tak ada yang diselesaikan. Sikap pasif agresif ini tidak sama dengan beristirahat sejenak dan kembali berbicara memecahkan masalah.
Orang seperti ini lebih suka bersembunyi dan tak mau membicarakan yang dapat menimbulkan pertengkaran. Dari pada bertengkar, mereka lebih suka mendiamkan pasangan. Keuntungan jangka pendeknya adalah damai tapi karena masalah tidak dibicarakan maka dalam jangka panjang akan kehilangan cinta dari pasangan
3. Berbohong. Sikap ini berasal dari venus. Agar tidak terluka dari pertarungan mereka berpura-pura tidak ada masalah. Ia tersenyum, tampak sangat bahagia dan menyenangkan. Tapi lama kelamaan para wanita ini jadi semakin membenci.
4. Menyerah. Sikap ini juga dari Venus. Daripada bertengkar, mereka lebih suka menyerah. Mereka akan mengaku salah dan memikul tanggung jawab terhadap apa saja yang membuat marah pasangan mereka. Dalam jangka pendek mereka seperti membangun hubungan yang penuh dukungan dan cinta tetapi pada akhirnya mereka akan kehilangan diri sendiri.

Kebanyakan pertengkaran dimulai dari saat pria tanpa disadarinya mulai meremehka perasan wanita. Kata-kata seperti “ ah, jangan risaukan itu..” atau “ ah, itu bukan masalah besar” bagi kalangan pria itu seperti kata-kata bersahabat tetapi bagi wanita kata-kata itu merupakan pukulan berat karena tidak berperasaan dan menyakitkan hati.juga meremehkan dan tidak mendukung.

Umumnya wanita memulai pertengkaran secara tak sadar dengan tidak bersikap langsung saat mereka menyampaikan perasaan-perasaannya dan ini ditanggapi pria sebagai sikap penolakan. Kata-kata seperti “ mengapa terlambat pulang “ atau “ mengapa tidak menelpon” ketika pria terlambat pulang adalah merupakan hantaman bagi pria bahwa dirinya ditolak.

PRIA DAN WANITA MEMPUNYAI KEBUTUHAN-KEBUTUHAN KEINTIMAN YANG BERLAINAN

Pria mempunyai siklus hubungan ‘mendekat...menarik diri.. kemudian mendekat lagi..’

Banyak kaum wanita menyalahartikan siklus ini dengan menganggap bahwa si pria terluka hatinya, atau takut dilukai, disalahkan dan dikecewakan, tidak dipahami perasaannya sama seperti wanita apabila mereka menarik diri.

Padahal pria menarik diri untuk memuaskan kebutuhannya akan otonomi atau kebebasan. Begitu kembali lagi, ia dapat melanjutkan hubungannya pada tingkat kehangatan yang sama tanpa perlu mengawali dari awal lagi.


SIKAP-SIKAP CINTA SEORANG WANITA NAIK-TURUN SECARA BERIRAMA SEPERTI GELOMBANG

Saat wanita merasa senang, ia akan mencapai suatu puncak seperti gelombang, tetapi suasana hatinya bisa berubah dengan tiba-tiba dan gelombangnya akan turun. Penurunan ini bersifat sementara.

Setelah ia mencapai dasar tiba-tiba suasana hatinya berubah lagi dan ia kembali merasa senang akan dirinya. Saat gelombangnya sedang naik wanita merasa mempunyai cinta yang melimpah untuk diberikan. Tapi bila gelombang itu turun ia merasa kosong hatinya dan harus diisi dengan cinta.

Kemampuan wanita untuk memberi dan menerima cinta dalam hubungan-hubungan pada umumnya mencerminkan perasaannya mengenai dirinya sendiri. Bila ia tidak merasa senang dengan dirinya maka ia takkan sanggup bersikap menerima dan menghargai pasangannya. Pada saat berada di dasar ia cenderung penat atau lebih mudah bereaksi secara emosional. Manakala gelombangnya mencapai dasar ia lebih mudah terluka dan membutuhkan lebih banyak cinta. Pada saat seperti ini pasangannya harus benar benar memahami apa yang ia perlukan. Kalau tidak pasangannya mungkin mengajukan tuntutan yang tidak masuk akal.

Banyak pria membuat kesalahan dengan menghalangi istrinya “turun ke bawah” atau “menuju dasar”. Ia mencoba menyelamatkan pasangannya dengan mengangkatnya ke atas. Ia belum tahu bahwa saat istrinya turun ke bawah, ia harus sampai dasar dulu sebelum dapat muncul ke atas.

Saat wanita turun ke bawah, ia tak mau diberitahukan bahwa mestinya ia tidak usah turun. Tapi ia membutuhkan orang yang mau menyertainya sewaktu ia turun. Mau mendengarkannya saat ia menyampaikan perasaan-perasaannya dan bisa seperasaan dengan apa yang dialaminya. Kalau pun pria tak dapat memahaminya, pria dapat menawarkan cinta, perhatian dan dukungannya.

Pria pun perlu mengingat bahwa kadang-kadang bila ia berhasil mendukung wanita, mungkin saja wanita itu bahkan menjadi lebih kecewa, tapi tetaplah dampingi dirinya. Dengan memahami bahwa suatu gelombang harus menyentuh dasar sebelum dapat naik kembali, pria dapat melepaskan harapan-harapannya bahwa istrinya akan segera merasa lebih baik sebagai tanggapan terhadap bantuannya.

Saat wanita telah naik kembali, ia kembali penuh cinta. Dan sering ini disalah artikan pria dengan menganggap permasalahan telah selesai. Padahal tidak demikian.
Pada saat jatuh lagi, bisa jadi permasalahan yang sama akan muncul lagi. Dan sering terjadi pria menjadi tak sabar . Ketika wanita turun ke bawah, masalah-masalahnya yang paling dalam cenderung muncul.

Tanda-tanda peringatan bagi pria bahwa wanita sedang turun ke bawah atau saat wanita paling membutuhkan cinta suaminya
Perasaan wanita Wanita mungkin mengatakan....
1. kewalahan “banyak sekali yang harus dilakukan”
2. tidak aman “aku membutuhkan lebih banyak “
3. benci “aku yang melakukan segalanya”
4. resah “tapi bagaimana tentang.....”
5. bingung “aku tak mengerti mengapa...”
6. kelelahan “aku tak sanggup melakukan apa-apa lagi”
7. putus asa “aku tdak tahu apa yang harus dilakukan”
8. pasif “aku tidak peduli, lakukan sekehendakmu”
9. banyak menuntut “seharusnya kau...”
10.menahan diri “jamgan aku tak ingin....”
11.curiga “apa maksudmu?”
12.suka menguasai “Nah, Bukankah kau....?”
13.tidak setuju “bagaimana mungkin. Kau lupa...?”.



Ada tiga kesadaran yang perlu disadari pria untuk memahami wanita ketika sedang turun ke bawah:
1. dukungan dan cinta pria tak dapat secara langsung menyelesaikan kesulitan-kesulitan wanita, namun cinta pria itu dapat membantunya segera mencapai dasar.
2. wanita turun ke bawah bukan karena kegagalan dan kesalahan pria . Dengan bersikap lebih mendukung, pria tidak dapat mencegah hal itu terjadi. Tapi ia dapat menolong si wanita menghadapi saat saat sulit itu.
3. dalam dirinya wanita mempunyai kemampuan untuk secara spontan bangkit setelah sampai dasar. Pria tak usah membetulkan. Wanita itu tidak rusak ia hanya membutuhkan cinta, kesabaran dan pengertian dari pria.


PRIA DAN WANITA MEMBERIKAN JENIS CINTA YANG MEREKA BUTUHKAN , BUKANNYA APA YANG DIBUTUHKAN LAWAN JENIS MEREKA

Kaum pria dan wanita memiliki masing-masing enam kebutuhan akan cinta yang khas dan sama-sama penting.

Kaum pria membutuhkan kepercayaan, penerimaan, penghargaan, kekaguman, persetujuan, dan dorongan. Sementara kaum wanita membutuhkan perhatian, pengertian, hormat, kesetiaan, penegasan, dan jaminan.

1. wanita membutuhkan perhatian, pria membutuhkan kepercayaan
saat pria memperlihatkan minat pada perasaan wanita dan menunjukkan kepedulian, maka wanita merasa diperhatikan dan dicintai hal itu membuat wanita merasa istimewa sehingga membuat wanita itu lebih terbuka dan lebih mudah menerima.
Keterbukaan dan penerimaan wanita membuat pria merasa dipercaya mampu melakukan sesuatu dan secara otomatis pria jadi lebih penuh cinta dan perhatian terhadap perasan dan kebutuhan wanita.

2. wanita membutuhkan pengertian, pria membutuhkan penerimaan
bila pria mendengarkan tanpa menghakimi, melainkan dengan empati dan kedekatan terhadap wanita yang sedang mengungkapkan perasaannya, wanita akan merasa didengar dan dipahami. Hal ini menunjukkan pengertian pria. Semakin terpenuhinya kebutuhan wanita untuk didengar dan dimengerti, semakin mudah baginya untuk memberi penerimaan yang dibutuhkan pasangannya.
Bila wanita sepenuh cinta menerima pria TANPA BERUSAHA MENGUBAHNYA maka pria merasa diterima. Maka itu akan membuat pria lebih mudah untuk lebih mendengarkan dan mengerti.

3. wanita membutuhkan rasa hormat, pria butuh penghargaan
wanita merasa dihormati bila pria menanggapinya dengan mengakui dan mengutamakan hak-hak, harapan, dan kebutuhan-kebutuhannya. Bila tingkah laku pria mempertimbangkan pikiran-pikiran dan perasaannya, wanita pasti merasa dihormati. Bila wanita merasa dihormati, akan sangat mudah baginya untuk memberi suaminya penghargaan yang layak diterimanya.
Perasaan dihargai membuat pria lebih bersemangat dan terdorong untuk lebih mnghormati pasangannya.

4. wanita membutuhkan kesetiaan, pria membutuhkan kekaguman
wanita akan merasakan kesetian apabila merasa dipuji dan diistimewakan.
Jika wanita merasa dirinya yang terpenting dalam kehidupan pria, dengan mudah baginya untuk memberikan kekagumannya.
Mengagumi pria adalah dengan memandangnya dngan penuh kekaguman, rasa senang dan persetujuan yang menyenangkan.
Pria merasa dikagumi bila wanita memadangnya dengan penuh takjub dan gembira melihat sifat khasnya seperti humornya, keperkasaan, ketekunan, kejujuran, kemesraan, integritas, kebaikan hati, cinta, pengertian dan sifat lainnya. Rasa dikagumi ini akan membuatnya merasa aman untuk membaktikan diri bagi istrinya dan menyanjungnya.

5. wanita membutuhkan penegasan, pria membutuhkan persetujuan
bila pria tidak keberatan atau menentang perasaan dan kebutuhan wanita bahkan menerima dan menegaskan penerimaannya itu, membuat wanita merasa dicintai (pria dapat menghargai sudut pandang wanita, meski ia memiliki pandangan yang berbeda)
jauh dalam lubuk hatinya setiap pria ingin menjadi pahlawan bagi wanitanya. Tandanya adalah pesetujuan wanita terhadapnya. Persetujuan tersebut dalam bentuk pengakuan kebaikan dan ungkapan kepuasan terhadap pria ( memberi restu bukan berarti harus sepaham)

6. wanita perlu jaminan, pria perlu dorongan.
Pria perlu meyakinkan berkali kali pada istrinya akan perhatiannya, pemahamannya, hormatnya, penghargaannya dan sayangnya. Bila wanita teryakini, maka itu membuat wanita merasa senantiasa dicintai.
Wanita pun perlu mengungkapkan kepercayaan, penerimaan, penghargaan, kekaguman, dan persetujuan sehingga hal itu mendorong pria untuk menjadi prinbadi yang terbaik.

CARA MEMOTIVASI LAWAN JENIS

CARA MEMOTIVASI LAWAN JENIS

Pria merasa termotivasi saat mereka merasa dibutuhkan, berikanlah peluang untuk membuktikan kemampuannya, maka pria dapat menampilkan dirinya yang terbaik. sementara wanita termotivasi bila mereka merasa dihargai, dan dicintai. Kecenderungan wanita untuk bertindak secara terpaksa akan mereda apabila ia ingat bahwa ia layak dicintai -ia tak usah mengejarnya, ia dapat santai, memberi sedikit dan menerima lebih banyak.


KESALAHPAHAMAN YANG UMUM TERJADI ANTARA PRIA DAN WANITA KARENA MEREKA BERBICARA DENGAN BAHASA YANG BERBEDA

Pria dan wanita berbicara dan bahkan berhenti berbicara untuk alasan yang sama sekali berbeda. Kaum wanita dan pria menggunakan kata-kata yang sama tetapi menerjemahkan dengan bahasa yang berbeda
.
Dalam berbicara orang venus selalu mengungkapkan secara tersembunyi permintaan dukungan dan ini menjadi tantangan besar bagi kaum Mars untuk menafsirkan dengan benar dan mendukung wanita saat ia berbicara mengenai perasannya.

Sama besarnya tantangan yang dihadapi Venus ketika menfsirkan dengan tepat dan mendukung pria saat ia tidak bicara. Karena wanita sangat mudah menyalah artikan sikap diam pria. Ada penafsiran penolakan, tak layak dicintai bila pria berdiam diri. Dan itu menimbulakn kegelisahan.

Untuk mendukung pria ketika berada dalam “guanya” maka hendaknya wanita:
1. jangan mengabaikan kebutuhan pria untuk menyendiri
2. jangan berusaha menbantunya memecahkan masalahnya dan menawarkan pemecahan-pemecahan
3. jangan berusaha memberi perhatian dengan mengajukan pertanyaan mengenai perasaannya
4. jangan duduk di depan pintu gua dan menunggunya keluar
5. jangan merisaukannya atau merasa kasihan padanya
6. lakukan sesuatu yang membuat anda bahagia seperti membaca buku, mendengarkan nasyid, bekerja di taman, olahraga, pijat, mentraktir diri dengan sesuatu yang lezat, ngobrol dengan sahabat wanita, menulis di buku harian,berdoa, berbelanja, atau apa pun yang membuat anda bahagia karena MELIHAT ISTRINYA BERBAHAGIA AKAN MEMBUAT PRIA MEMPUNYAI KEKUATAN LEBIH UNTUK LEBIH CEPAT MENYELESAIKAN MASALAH DI DALAM GUANYA.

Pria lazimnya merasa diserang dan disalahkan ketika wanita mulai berbicara mengenai kesulitannya. Untuk meyakinkan pria bahwa ia tidak disalahkan, wanita dapat berhenti sejenak dan mengatakan penghargaannya kepada suaminya karena mau mendengarkannya. Ada tiga kata ajaib dalam mendukung pria yaitu ; ITU BUKAN SALAHMU

Pria pun perlu lebih menata diri untuk tidak menyalahkan wanita karena mengira wanita menyalahkannya ketika sedang berbagi rasa.
Ketika seorang istri mengatakan “ selama ini kita cuma bekerja,bekerja, bekerja . Tak pernah lagi bersenang-senang . Kau terlampau serius”
Pria dapat dengan mudah merasa istrinya menyalahkannya.
Bila pria merasa disalahkan, sebaiknya JANGAN balik menyalahkan dan mengatakan “ aku merasa kau menyalahkanku.”
Tetapi katakan “ Sulit mendengar ucapanmu bahwa Aku terlalu serius. APAKAH MAKSUDMU semua ini kesalahanku bahwa kita tidak lagi sering bersenang-senang?”
Jawaban penuh rasa hormat ini akan memberi peluang bagi istrinya untuk menarik kembali setiap tuduhan yang dirasakan suaminya.

Pendekatan lainnya yang sangat menolong adalah mengingat bahwa wanita SELALU BERHAK untuk marah, dan setelah melampiaskannya, ia akan jauh merasa lebih enak.