Senin, 06 Agustus 2012

Intisari rahasia sukses berdagang orang china?

Intisari Rahasia Sukses Berdagang Orang
Cina - Tulisan ini tidak bermaksud SARA,
melainkan untuk sedikit membuka wawasan
kita agar hidup lebih termotivasi kearah yang
lebih baik. kenyataanya, Orang keturunan
cina memang memiliki kelebihan dalam
berdagang. Dan ternyata di sinilah kelebihan
yang seharusnya dapat menjadi teladan untuk
menggapai kesuksesan.
Berikut ini adalah intisari dari buku "Rahasia
Bisnis Orang Cina" tulisan Ann Wan Seng.
Selamat menyimak!
1. KERJA KERAS ibarat kata keramat yang
mendorong pedagang Cina berhasil dalam
bisnisnya!
2. Jika dahulu bapaknya berjualan air di
pinggir jalan, anaknya akan membuka
restoran dan barangkali cucunya akan
mendirikan pabrik yang memproduksi air
dalam kemasan.
3. Orang Cina cenderung memilih berdagang
karena bidang ini tidak dibatasi oleh ruang,
waktu dan tempat. Selain bebas, kegiatan
perdagangan juga menyediakan ruang yang
luas bagi seseorang untuk mengembangkan
kemampuannya.
4. Perdagangan orang Cina tidak banyak
formalitas dan birokrasi. Mereka berusaha
menjadikan kegiatan dagang ini semudah
mungkin.
5. "Jika kita sama rajinnya dengan orang-
orang di Barat, kita tidak akan dapat
menyaingi mereka," kata Kim Woo Choong.
Jika ingin lebih berhasil dari orang lain, kita
tidak punya pilihan, kecuali bekerja dengan
lebih keras dan rajin.
6. Persepsi orang Cina pada perdagangan
adalah positif. Dunia dagang adalah dunia
yang menjanjikan kesenangan, kemewahan,
dan kebahagiaan.
7. Pedagang yang jatuh akan merasa sakit,
tetapi rasa sakit itulah yang membuatnya
bangkit kembali.
8. Berdagang dapat dijadikan sebagai hobi,
tetapi bukan untuk mengisi waktu luang.
9. Keuntungan yang diperoleh tidak
dibelanjakan. Keuntungan tersebut digunakan
untuk menambah modal kerja dan
melakukan investasi. Uang digunakan untuk
menghasilkan uang.
10. Pedagang Cina membolehkan terjadinya
tawar-menawar. Meskipun proses ini
memakan waktu dan mengurangi
keuntungan, hal ini dapat menggembirakan
hati pelanggan.
11. Pantang mengeluh di hadapan pelanggan,
apalagi menunjukkan emosi negatif.
12. Bersikap terbuka dan berlapang dada
apabila menghadapi situasi sulit, dan tetap
fokus mencari jalan keluar.
13. Sekedar pintar berdagang tidak
memberikan hasil yang maksimal. Harus
didukung dengan sikap agresif, proaktif,
berani, tahan banting, semangat tinggi, dan
rela berjuang untuk merebut segala peluang
yang ada.
14. Orang Cina rela bangun dini hari dan
terus bekerja sampai malam hari.
15. Apabila orang Cina mengatakan akan
berdagang mereka biasanya tidak akan
berpikir panjang untuk menindaklanjuti.
Pengalaman dan kemahiran tidak penting
karena hal itu dapat dipelajari kemudian.
16. Kegagalan pertama tidak dapat
melunturkan semangatnya. Sebaliknya akan
membuatnya semakin gigih. Kegagalan kedua
dijadikannya pelajaran. Kegagalan ketiga
menjadikannya lebih bijak. Kegagalan
berikutnya menguji kesabaran dan
ketabahannya.
17. Apabila melibatkan diri dalam kegiatan
perdagangan, kita harus menetapkan tujuan
atau target untuk mendapatkan keuntungan
jangka panjang.
18. Budaya dagang orang Cina mengutamakan
kecepatan dalam bertindak, hal ini penting
seperti "siapa cepat dia dapat".
19. Orang Cina mengijinkan pelanggan
membuat pilihan sendiri, memberikan
pelayanan yang baik, diskon atau kemudahan
kredit.
20. Dunia perdagangan penuh dengan
persaingan keras dengan berbagai macam
cara. Oleh karena itu pedagang harus
mempersiapkan dirinya dengan seni 'bela
diri' perdagangan untuk menghadapi
serangan dalam bentuk apapun dan
kemungkinan yang akan datang.
21. Seni berdagang memerlukan kecermatan
dan ketelitian, tidak cukup jika kita
mempelajari teori saja. Berdagang perlu
praktik dan menuntut seseorang senantiasa
fleksibel.
22. Seni berdagang orang Cina
mengutamakan prinsip 'win-win'.
23. Pedagang harus memiliki daya tahan,
mental, dan jiwa yang kuat.
24. Tanpa mengalamin kerugian, keuntungan
tidak mungkin datang.
25. Sebagian dari keuntungan disimpan untuk
mengembangkan kegiatan perdagangan dan
menghadapi kemungkinan apapun yang di
luar dugaan. Sebagian lagi digunakan untuk
modal kerja.
26. Kerugian jangka pendek merupakan jalan
yang dilalui untuk mendapatkan keuntungan
jangka panjang.
27. Pedagang Cina mempunyai kode etik.
Menjatuhkan perdagangan orang lain adalah
perbuatan yang terkutuk.
28. Bagi masyarakat Cina, pedagang dilarang
mengganggu dan menjelek-jelekkan kegiatan
perdagangan orang lain. Persaingan
dibenarkan menurut nilai moral dan
pertimbangan kemanusiaan. Pedagang yang
tidak mematuhi etika ini akan terkena sanksi.
Perbuatan menjatuhkan perdagangan orang
lain dianggap sebagai tindakan yang
menyalahi aturan. Sekali namanya sudah
rusak, selamanya orang tidak akan
mempercayainya lagi.
29. Meskipun kasih sayang dan sikap patuh
tidak dapat dinilai dengan uang, kekayaan
akan dapat memberikan kebahagiaan dan
meningkatkan status sosial keluarga dalam
masyarakat.
30. Beberapa faktor yang memotivasi
keberhasilan orang Cina adalah kemiskinan,
perasaan kurang aman, kemampuan
bertahan hidup di tempat orang, tidak ada
pilihan, dan ajaran falsafah yang didapat
sejak kecil.
31. Dalam sistim sosial orang Cina, anak laki-
laki adalah ahli waris keturunan. Salah satu
cara menunjukkan penghormatan kepada
kedua orangtua dan mengangkat martabat
keluarga adalah dengan menjadi kaya. Satu-
satunya cara menjadi kaya adalah melalui
kegiatan perdagangan.
32. Uang tidak pernah jadi penghalang. Asal
ada kemauan, pasti ada jalan. Jika belum
ketemu jalan, buatlah jalan.
33. Petuah untuk berhasil dalam bidang
perdagangan adalah dengan menjadi
pedagang yang jujur, terpercaya, dan
memudahkan urusan.
34. Untuk menjadi pedagang yang berhasil,
harus mampu meyakinkan pelanggan.
35. Pedagang Cina tidak takut dan tidak pelit
untuk mengeluarkan sedikit biaya tambahan
asal mereka dapat 'menangkap' dan memikat
hati pelanggannya.
36. Kesabaran itu memang pahit, tapi
buahnya sangat manis.
37. Jika ketekunan digabungkan dengan tekad
yang kuat dan diperkuat dengan KESABARAN
niscaya akan menjadi asset yang cukup
berharga bagi siapa saja yang ingin
melibatkan dirinya dalam perdagangan.
38. Kebanyakan usahawan Cina yang sukses
bekerja sekurang-kurangnya 18 jam sehari.
39. Beberapa ciri yang menunjukkan
seseorang itu memiliki bakat berdagang :
mukanya bulat, enak dipandang, badan
berisi, dahi cerah dan luas, serta begitu
bergairah terhadap uang.
40. Emas yang tersembunyi hanya dapat
ditemukan oleh seseorang yang gigih mencari
dan menggalinya.
41. Orang Cina tidak mencari-cari alasan.
Mereka berusaha menghilangkan alasan apa
pun dan menjauhkan diri dari pendapat-
pendapat negatif (yang tidak membantu
mereka).
42. Pandai atau tidaknya seorang pedagang
hanya dapat diketahui setelah dia berhasil
mengatasi segala rintangan yang menghadang
di dalam perdagangan yang beresiko tinggi.
43. Sekali melangkah, mereka akan terus
melangkah. Tidak ada kata mundur.
44. Orang Cina percaya, nasib buruk dapat
diubah. Sial dan malang dapat dibuang dan
digantikan dengan nasib baik.
45. Masalah adalah batu loncatan, dan bukan
penghalang sebuah keberhasilan.
46. Pedagang tidak harus cerdik dan memiliki
otak yang cerdas. Yang diperlukan adalah
KEBERANIAN menghadapi tantangan apa pun
yang datang.
47. Kedinamisan dalam masyarakat Cina
berkaitan erat dengan sikap mental orang
Cina, fleksibel, mudah beradaptasi,
menyesuaikan diri dengan perubahan iklim
ekonomi dan perilaku pasar.
48. Pedagang Cina biasanya tutup buku pada
setiap akhir tahun. Suatu perdagangan
dikatakan berhasil jika pada akhir tahun itu
mencatat keuntungan. Para pedagang Cina
akan menyelesaikan utang tiga hari
menjelang tahun baru.
49. Pedagang pamali, tidak boleh mengatakan
sesuatu yang tidak baik ketika memulai babak
baru perdagangannya.
50. Lokasi perdagangan yang dianggap baik
adalah yang memiliki kemudahan memarkir
kendaraan, angkutan umum, dan dekat
dengan pusat administrasi pemerintahan.
51. Feng Shui adalah ilmu sains dan geografi
yang digunakan orang Cina untuk mencari
tempat membangun usaha perdagangan dan
rumah kediaman.
52. Impian hanya tinggal impian jika
pedagang terus bertahan di batas bawah dan
tidak mau mengubah sikap mental dan
tindakan.
53. Orang Cina mewujudkan impiannya
dengan menyusun strategi untuk
memperkecil risiko kerugian, memperbaiki
kedudukan dan masa depannya.
54. Pedagang harus memiliki daya tahan dan
semangat juang yang tinggi, tidak mudah
takluk pada keadaan, tetapi berusaha
membuat keadaan tunduk pada kehendak
mereka.
55. Modal, bukan penentu utama untuk
berhasil atau tidaknya perdagangan.
Kadangkala modal yang sedikit diiringi
dengan pengetahuan seluk beluk
perdagangan yang mantap dapat membuat
pedagang berhasil.
56. Mereka yang sudah memiliki tekad untuk
berdagang tidak perlu membuang waktu
membuat perencanaan yang rapi,
memikirkan resiko, dan mempertimbangkan
untung rugi. Yang diperlukan adalah tindakan
nyata setelah memikirkan strategi dagang
yang terbaik.
57. Perjalanan seribu batu dimulai dengan
langkah pertama.
58. Keberhasilan orang Cina bukan
disebabkan keahlian mereka dalam bidang
perdagangan melainkan hasil kerja keras,
kesungguhan, keberanian, keyakinan,
perencanaan, keringat, air mata, dan
pengorbanan yang turut melibatkan seluruh
anggota keluarga.
59. Orang Cina rela menebalkan muka,
menahan caci maki orang lain, dan hidup
sederhana. Setiap sen yang diperolehnya
digunakan dengan sangat hati-hati.
60. Jika ingin mencari rekan bisnis, carilah
orang yang dapat dipercaya. Teman dekat
belum tentu menjamin bahwa dia akan setia
dan tidak akan mengkhianati temannya.
61. Agar keuntungan terus bertambah,
sebagian keuntungan disumbangkan kepada
yang membutuhkan, sebagian digunakan
untuk investasi kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar