Senin, 06 Agustus 2012

Tulang keropos. ?

Dengan adanya peningkatan kejadian
osteoporosis, pencegahan tentunya akan menjadi
tindakan yang efektif dan terbaik untuk mengatasi
osteoporosis. Osteoporosis merupakan penipisan
jaringan tulang dan hilangnya kepadatan tulang yang
dapat berkembang dari waktu ke waktu.
Sebagian besar wanita di seluruh negara telah atau
sedang mengalami osteoporosis. Bahkan di Amerika
sekitar 10 juta wanita saat ini telah mengalami
osteoporosis dan 34 juta wanita lainnya berisiko
osteoporosis.

Osteoporosis adalah jenis yang paling umum dari
penyakit tulang. Osteoporosis terjadi ketika tubuh
gagal untuk membentuk tulang baru yang cukup,
ketika tulang tua telah terlalu banyak dihancurkan
oleh tubuh.
Penyebab utama osteoporosis adalah penurunan
estrogen pada wanita pada saat menopause dan
penurunan testosteron pada pria.
Kalsium dan fosfat adalah dua mineral yang penting
untuk pembentukan tulang normal. Sepanjang usia
masih muda, tubuh menggunakan mineral tersebut
untuk menghasilkan mineral tulang.
Jika tubuh tidak mendapatkan cukup kalsium atau
jika tubuh tidak menyerap kalsium yang cukup, maka
produksi tulang dan jaringan tulang dapat terganggu.
Ketika usia semakin tua, kalsium dan fosfat dapat
diserap kembali ke dalam tubuh dari tulang, yang
membuat jaringan tulang menjadi lebih lemah. Hal
tersebut dapat mengakibatkan tulang rapuh,
sehingga lebih rentan terhadap patah tulang, bahkan
tanpa cedera sekalipun.
http://komunikan.com/wp-content/uploads
Para ahli telah melakukan berbagai penelitian untuk
menemukan beberapa cara yang efektif untuk
mencegah timbulnya osteoporosis.
"Pertahanan dan pencegahan terbaik dari
osteoporosis adalah untuk menciptakan dan
mempertahankan tulang yang kuat padat," kata Dr.
Daemon Jones seperti dikutip detikhealth dari
HealthNews.
Hasil penelitian tersebut telah menunjukkan bahwa,
angkat beban dan latihan resistensi dapat membantu
membangun kekuatan tulang dan membangun
massa otot.
"Ada juga suplemen penting yang dapat membantu,
terutama asupan kalsium harian, yaitu sekitar 1.200
mg dan vitamin D sekitar 1.000 IU. Mineral lain yang
tidak kalah penting, antara lain boron, tembaga,
fluor, fosfor, besi, mangan, magnesium, kalium,
vitamin C, vitamin K, dan seng," kata Dr. Jones.
Kebanyakan dari mineral tersebut dapat ditemukan
dalam makanan sehari-hari dan tidak memerlukan
suplemen. Diet sehari-hari harus terdiri dari banyak
susu, sayuran berdaun hijau, ikan dan produk yang
diperkaya dengan kalsium.
Pilihan terbaik untuk mencegah osteoporosis, antara
lain, seperti dikutip dari detikhealth:
1. Menjaga kebugaran
2. Diet sehat
3. Suplemen

Jika telah mulai mengalami osteoporosis, tersedia
terapi obat yang dapat memperlambat laju
pengeroposan tulang atau bahkan meningkatkan
ketebalan tulang.
Obat-obatan tersebut, antara lain biphosphonates,
seperti accutane dan Boniva, dan Denosumab, juga
dikenal sebagai Prolia. Juga terdapat obat yang
berbasis estrogen, obat paratiroid, dan kalsitonin,
yang dapat membantu mengatur kadar kalsium.
Jika memiliki faktor risiko tinggi osteoporosis, seperti
riwayat keluarga, berat badan rendah, penggunaan
obat tertentu, atau penggunaan alkohol, maka
penting untuk melakukan pemeriksaan awal
(skrining) osteoporosis setelah usia 50 tahun.
Skrining juga sebaiknya dilakukan secara rutin pada
wanita di atas usia 65 tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar